ANALISA TINGKAT PENGETAHUAN PRALANSIA TERHADAP HIPERTENSi DI KELURAHAN KELAPA DUA WETAN JAKARTA TIMUR TAHUN 2025

  • Sanjaya Mira Husni Akademi Farmasi Bhumi Husada
  • Qori Nurbaiti Akademi Farmasi Bhumi Husada
Keywords: Tingkat Pengetahuan, Hipertensi, Pralansia

Abstract

ABSTRAK

 

Hipertensi menurut WHO (2023) adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah mengalami tekanan darah yang meningkat secara menetap. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah sistolik memiliki tekanan darah tinggi (tekanan darah sistolik ≥40 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg). Hipertensi juga sering disebut sebagai “Sillent Killer” (pembunuh siluman) karena sering kali penderita hipertensi tidak dapat merasakan gangguan atau gejala. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penggetahuan masyarakat pada usia pralansia terhadap hipertensi. Salah satu kelompok usia yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam hal pencegahan dan pengendalian hipertensi adalah usia pra lansia, yaitu mereka yang berusia antara 45–59 tahun. Pada rentang usia ini, risiko terhadap penyakit degeneratif termasuk hipertensi mulai meningkat akibat berbagai faktor seperti perubahan metabolisme, gaya hidup tidak sehat, stres, serta kurangnya aktivitas fisik. Pengetahuan yang baik mengenai hipertensi termasuk penyebab, gejala, faktor risiko, pencegahan, dan penanganannya menjadi sangat penting agar masyarakat usia pra lansia dapat melakukan tindakan preventif dan promotif terhadap kesehatannya.

      Penelitian ini dilakukan pada pralansia di RW 008 Kelurahan Kelapa Dua Wetan, yang dilakukan pada bulan April-Mei 2025. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 175 responden. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dan bersifat non eksperimental dengan pendekatan crocsectional. Penelitian ini menggunakan spss dan teknik pengambilan data melalui lembar kuesioner. Data yang diperoleh diolah mengggunakan uji chi-square.

      Hasil penelitian didapatkan responden dengan tingkat pengetahuan pralansia sebanyak 19 responden (14,8%). Hasil data yang sudah di analisis bivariat didapatkan adanya hubungan variabel pendidikan, pekerjaan dengan tingkat penggetahuan dengan nilai p-value 0,000. Dan di dapatkan juga tidak adanya hubungan variabel usia, jenis kelamin dengan tingkat pengetahuan dengan p-value 0,326, p-value 0,517.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Sanjaya Mira Husni, Akademi Farmasi Bhumi Husada

Akademi Farmasi Bhumi Husada

Qori Nurbaiti, Akademi Farmasi Bhumi Husada

Akademi Farmasi Bhumi Husada

Published
2026-07-08
How to Cite
Husni, S., & Nurbaiti, Q. (2026). ANALISA TINGKAT PENGETAHUAN PRALANSIA TERHADAP HIPERTENSi DI KELURAHAN KELAPA DUA WETAN JAKARTA TIMUR TAHUN 2025. Farmasi-QU Jurnal Pelayanan Kefarmasian, 13(2), 18-29. Retrieved from https://jurnal.akfarbhj.ac.id/index.php/BHJ/article/view/151
Dibaca: 5 times
Unduh PDF: 3 downloads