ANALISA TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI ANALGESIK DENGAN KARAKTERISTIK MASYARAKAT DI APOTEK ANGGREKSUKMAJAYA DEPOK JAWA BARAT TAHUN 2025
Abstract
ABSTRAK
Swamedikasi merupakan penggunaan obat untuk mengobati gejala yang didiagnosis sendiri. Dalam pengobatan sendiri masyarakat memerlukan informasi yang jelas dan terpercaya agar pemilihan obat dilakukan secara rasional, seperti ketepatan obat dan dosis. Analgesik merupakan jenis obat yang digunakan untuk meredakan atau menghilangkan rasa nyeri dalam tubuh dan biasanya sering digunakan secara mandiri oleh masyarakat tanpa resep dokter, sehingga dapat menimbulkan efek samping. Maka penelitian ini dilakukan untuk Menganalisa Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Analgesik dengan Karakteristik Masyarakat di Apotek Anggreksukmajaya Depok Jawa Barat Tahun 2025.
Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional, uji analisa yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat dengan metode Chi Square, pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling diambil sebanyak 400 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.
Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden didapatkan 24,0% memiliki pengetahuan baik, 48,5% memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, dan 27,5% memiliki tingkat pengetahuan kurang. Terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi analgesik di Apotek Anggrek Sukmajaya Depok Jawa Barat tahun 2025. Nilai signifikasi untuk jenis kelamin dan tingkat pendidikan sebesar 0,000 (p<0,05), untuk usia sebesar 0,002 (p<0,05).
Downloads
Unduh PDF: 0 downloads









