EVALUASI TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN SETU KECAMATAN CIPAYUNG TAHUN 2025
Abstract
ABSTRAK
Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme, yang kemudian memicu respon tubuh akibat stimulasi sistem kekebalan tubuh. Untuk mengatasi berbagai macam infeksi bakteri banyak digunakan antibiotik. Penggunaan yang tidak sesuai anjuran resep dokter, dapat memicu dampak dan menyebabkan bakteri menjadi resistensi. Tujuannya penelitian ini untuk Mengevaluasi Tingkat Pengetahuan Tentang Antibiotik Pada Masyarakat di Kelurahan Setu Kecamatan Cipayung Tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, pengambilan sampel dengan Teknik Random Sampling. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus slovins, dengan hasil sampel terdiri dari 322 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Adapun kriteria inlkusi dalam penelitian ini adalah responden yang mewakili setiap KK RW 003 Kelurahan Setu Kecamatan Cipayung, dari usia responden 17-65 tahun. Pengolahan dan analisa data dilakukan menggunakan program Ms.Excel dan SPSS versi 22.
Pada hasil penelitian univariat dapat diketahui responden rentang usia terbanyak 26–35 tahun dengan jumlah 136 responden (42,2%), dan didominasi oleh responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 270 responden (83,9%). Jika dilihat berdasarkan tingkat pendidikan, sebagian besar responden terbanyak merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan jumlah 206 responden (64%), sedangkan berdasarkan status pekerjaan, responden terbanyak bekerja sebagai pegawai swasta dengan jumlah 100 responden (31,1%). Adapun tingkat pengetahuan masyarakat mengenai antibiotik menunjukan kategori cukup, dengan jumlah 155 responden (48,1%),dan dengan kategori kurang dengan jumlah 145 responden (45%). Hasil bivariat menunjukan adanya hubungan antara karakteristik berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan status pekerjaan dimana hasil P Value <0,05.
Downloads
Unduh PDF: 5 downloads









